MARHABAN YA RAMADHAN 1436 H

Akhirnya sempet juga buka blog ini. setelah kemaren terlalu menyibukkan diri… hehe..

Selembut apapun angin berhembus pasti pernah menyebarkan debu. Seputih apapun pakaian tidak ada yang tanpa ada noda. Sebagus apapun manusia pasti pernah khilaf serta lakukan kesalahan. Menyambung kasih, merajut cinta, beralas ikhlas, beratap doa. Semasa hidup bersimpah khliaf serta dosa, mengharapkan dibalas maaf.

Taqabballahu Minna Wa Minkum, shiyaamana wa shiyamakum. Kullu aamin wa antum bi khoir,   Minal Aidzin Wal faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Salam,

KHOLID

bank

 

bank syariah adalah bank yang menerapkan prinsip islami. bank syariah memang masih dianggap masih baru dibanding bank umum, jadi agar bisa bersaing lagi dengan bank umum(bank konvensional) bank syariah harus diberbanyak cabang-cabangnya, iklan tentang bank syariah juga perlu ditingkatkan sehingga masyarakat akan lebih mengenal lagi tentang keunggulan-keunggulan bank syariah dibanding bank konvensional, bank syariah juga perlu mengadakan promo-promo khusus untuk menarik para pelanggan.

 

 

Jenis- jenis  Bank Di Indonesia:

a. Dilihat dari Segi Fungsi

 

Menurut UU Pokok Perbankan Nomor 10 Tahun 1998, jenis bank menurut fungsinya adalah sebagai berikut.

1) Bank umum, yaitu bank yang dapat memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

2) Bank Perkreditan Rakyat, adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

 

b. Dilihat dari Segi Kepemilikan

 

Jenis bank berdasarkan kepemilikannya dapat dibedakan sebagai berikut.

1) Bank milik pemerintah

Bank milik pemerintah merupakan bank yang akte pendiriannya maupun modal bank ini sepenuhnya dimiliki oleh pemerintah, sehingga keuntungannya dimiliki oleh pemerintah pula. Contoh bank milik pemerintah adalah Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Tabungan Negara (BTN). Contoh bank milik pemerintah daerah antara lain Bank DKI, Bank Jabar, Bank Jateng, Bank Jatim, Bank DIY, Bank Riau, Bank Sulawesi Selatan, dan Bank Nusa Tenggara Barat.

2) Bank milik swasta nasional

Bank milik swasta nasional merupakan bank yang seluruh atau sebagian besar sahamnya dimiliki oleh swasta nasional, sehingga keuntungannya menjadi milik swasta pula. Contoh bank milik swasta nasional antara lain Bank Central Asia, Bank Lippo, Bank Mega, Bank Danamon, Bank Bumi Putra, Bank Internasional Indonesia, Bank Niaga, dan Bank Universal.

3) Bank milik koperasi

Bank milik koperasi merupakan bank yang kepemilikan saham-sahamnya oleh perusahaan yang berbadan hukum koperasi. Contoh bank milik koperasi adalah Bank Umum Koperasi Indonesia (Bukopin).

4) Bank milik asing

Bank milik asing merupakan cabang dari bank yang ada di luar negeri, atau seluruh sahamnya dimiliki oleh pihak asing (luar negeri). Contoh bank milik asing antara lain ABN AMRO Bank, American Express Bank, Bank of America, Bank of Tokyo, Bangkok Bank, City Bank, Hongkong Bank, dan Deutsche Bank.

5) Bank milik campuran

Bank milik campuran merupakan bank yang sahamnya dimiliki oleh pihak asing dan pihak swasta nasional dan secara mayoritas sahamnya dipegang oleh warga Negara Indonesia. Contoh bank campuran adalah Bank Finconesia, Bank Merincorp, Bank PDFCI, Bank Sakura Swadarma, Ing Bank, Inter Pacifik Bank, dan Mitsubishi Buana Bank.

 

c. Dilihat dari Segi Status

 

Jenis bank dilihat dari segi status adalah sebagai berikut.

1) Bank devisa

Bank devisa merupakan bank yang dapat melaksanakan transaksi ke luar negeri atau yang berhubungan dengan mata uang asing secara keseluruhan, misalnya transfer ke luar negeri, inkaso ke luar negeri, travellers cheque, dan pembayaran L/C. Persyaratan untuk menjadi bank devisa ditentukan oleh Bank Indonesia.

2) Bank nondevisa

Bank nondevisa merupakan bank yang belum mempunyai izin untuk melaksanakan transaksi sebagai bank devisa, sehingga tidak dapat melaksanakan transaksi yang berhubungan dengan luar negeri.

 

d.  Dilihat dari Kegiatan Operasionalnya

1 ) Bank Konvensional

menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah “berdasarkan kesepakatan umum” seperti adat, kebiasaan, kelaziman.

Berdasarkan pengertian itu, bank konvensional adalah bank yang dalam operasionalnya menerapkan metode bunga, karena metode bunga sudah ada terlebih dahulu, menjadi kebiasaan dan telah dipakai secara meluas dibandingkan dengan metode bagi hasil.

Bank konvensional contohnya bank umum dan BPR. Kedua jenis bank tersebut telah kalian pelajari pada subbab sebelumnya.

2 ) Bank Syariah

Bank syariah muncul di Indonesia pada awal tahun 1990-an. Pemrakarsa pendirian bank syariah di Indonesia dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tanggal 18 – 20 Agustus 1990.

Bank syariah adalah bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam, maksudnya adalah bank yang dalam operasinya mengikuti ketentuan-ketentuan syariah Islam, khususnya yang menyangkut tata cara bermuamalah secara Islam.contoh: Bank BRI Syariah, Bank BCA syariah, Bank Mandiri syariah.

 

Referensi:

http://zoelfiaa.blogspot.com/

http://ssbelajar.blogspot.com/